Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas LH

Bidang penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup mempunyai tugas melaksanakan pengawasan, pengendalian, dan penegakan hukum di bidang lingkungan hidup serta peningkatan kapasitas dan peraturan hukum lingkungan.

Uraian tugas sebagaimana dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. Menyusun program, mengatur, membina, mengoordinasikan, mengevaluasi penyiapan bahan pengendalian dan penegakan hukum lingkungan hidup;
  2. Menyusun program, mengatur, membina, mengoordinasikan, mengendalikan, dan mengevaluasi kegiatan pengawasan kerusakan lingkungan hidup;
  3. Menyusun program mengatur, membina, mengoordinasikan, mengendalikan, dan mengevaluasi pengelolaan limbah yang berpotensi pencemaran dan perusakan lingkungan;
  4. Menyusun program, mengatur, membina, mengoordinasikan, mengendalikan, dan mengevaluasi kegiatan operasional pembangunan yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan hidup;
  5. Menyusun program, mengatur, membina, mengoordinasikan, mengendalikan, dan mengevaluasi penyiapan bahan penyusunan kebijakan pengendalian dan penanggulangan kerusakan dan pencemaran lingkungan;
  6. Menyusun program, mengatur, membina, mengendalikan, dan mengevaluasi pengembangan informasi, dan sosialisasi peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup;
  7. Menyusun program, mengatur, mengoordinasikan, mengendalikan, dan mengevaluasi pembinaan dan penegakan hukum lingkungan hidup;
  8. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala dinas sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.

Untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut, Bidang penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup mempunyai fungsi:

  1. Penyusunan program, pengaturan, pembinaan, koordinasi dan evaluasi pengawasan pengendalian dampak lingkungan hidup daerah;
  2. Penyusunan program, pengaturan, pembinaan, koordinasi, dan evaluasi pengelolaan limbah dan operasionalisasi kegiatan yang berdampak kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup;
  3. Penyusunan program, pengaturan, pembinaan, koordinasi, dan evaluasi pengembangan informasi dan sosialisasi peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup;
  4. Penyusunan program, pembinaan, koordinasi, dan pelaksanaan penegakan hukum lingkungan hidup daerah.

Unsur-unsur Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas LH terdiri dari:

  • Seksi Pengaduan Kasus Lingkungan Hidup dan Penegakan Hukum

Seksi Pengaduan Kasus Lingkungan Hidup dan Penegakan Hukum mempunyai tugas menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama penegakan hukum dan peraturan perundang-undangan bidang lingkungan hidup.

Seksi Pengaduan Kasus Lingkungan Hidup dan Penegakan Hukum memiliki uraian tugas sebagai berikut:

  1. Menyiapkan bahan, mengumpulkan dan menyusun rencana kegiatan penegakan hukum dan peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup;
  2. Menyiapkan bahan, mengembangkan informasi dan melaksanakan sosialisasi hukum dan peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup;
  3. Menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis peningkatan kesadaran hukum dan penegakan peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup;
  4. Menyiapkan bahan kerjasama penegakan hukum terhadap pelanggaran hukum dan peraturan perudang-undangan bidang lingkungan hidup;
  5. Menyusun kebijakan tentang tata cara pelayanan pengaduan dan penyelesaian pengaduan masyarakat;
  6. Menyelenggarakan fasilitasi penerimaan pengaduan atas usaha atau kegiatan yang tidak sesuai dengan izin Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;
  7. Melaksanakan penelaahan dan verifikasi atas pengaduan;
  8. Menyusun rekomendasi tindaklanjut hasil verifikasi pengaduan;
  9. Melaksanakan bimbingan teknis, monitoring dan pelaporan atas hasil tindak lanjut pengaduan;
  10. Melaksanakan penyelesaian sengketa lingkungan baik di luar pengadilan maupun melalui pengadilan;
  11. Menyelenggarakan sosialisasi tata cara pengaduan;
  12. Mengembangkan sistem informasi penerimaan pengaduan masyarakat atas usaha atau kegiatan yang tidak sesuai dengan izin Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;
  13. Mengembangkan sistem informasi kondisi, potensi dampak dan pemberian peringatan akan pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup kepada masyarakat;
  14. Menyusun kebijakan pembinaan terhadap sumber pencemar institusi dan non institusi;
  15. Melaksanakan pembinaan terhadap sumber pencemar institusi dan non institusi;
  16. Melaksanakan pembinaan tindaklanjut rekomendasi hasil evaluasi sumber pencemar institusi dan non institusi;
  17. Melaksanakan penegakan hukum atas pelanggaran perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup;
  18. Membentuk tim monitoring dan koordinasi penegakan hukum;
  19. Melaksanakan penyidikan perkara pelanggaran lingkungan hidup;
  20. Melaksanakan penanganan barang bukti dan penanganan hukum pidana secara terpadu;
  21. Menerapkan sanksi administrasi terhadap pelaksanaan penanggulangan pencemaran lingkungan hidup skala provinsi.
  22. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala Bidang penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.
  • Seksi Pembinaan dan Pengawasan Lingkungan Hidup

Seksi Pembinaan dan Pengawasan Lingkungan Hidup mempunyai tugas menyiapkan bahan, melaksanakan kerjasama, analisis, dan evaluasi pengawasan pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup.

Seksi Pembinaan dan Pengawasan Lingkungan Hidup memiliki uraian tugas sebagai berikut:

  1. Menyusun kebijakan pengawasan terhadap usaha dan atau kegiatan yang memiliki izin lingkungan dan izin lainnya yang dipersyaratkan dalam peraturan perundangan terkait pengelolaan lingkungan;
  2. Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penerima izin lingkungan dan izin lainnya yang dipersyaratkan dalam peraturan perundangan terkait pengelolaan lingkungan;
  3. Melaksanakan pengawasan tindaklanjut rekomendasi hasil evaluasi penerima izin lingkungan dan izin perlindungan dan pengelolaan lingkungan;
  4. Menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan pengawasan kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup;
  5. Menghimpun, mengolah, dan menyajikan data hasil pelaksanaan pengelolaan lingkungan sebagai bahan penetapan kebijakan pengawasan pencemaran dan kerusakan lingkungan skala provinsi;
  6. Melaksanakan pengawasan dan pengendalian kerusakan dan pencemaran pesisir dan laut, kerusakan tanah akibat kebakaran hutan dan/atau lahan, dan kegiatan produksi biomassa;
  7. Melaksanakan pengawasan penerapan sistem manajemen lingkungan, ekolabel produksi bersih dan teknologi berwawasan lingkungan
  8. Menyiapkan bahan dan melaksanakan analisis, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program pengawasan kerusakan dan pencemaran lingkungan;
  9. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala Bidang penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.
  • Seksi Peningkatan Kapasitas dan Peraturan Lingkungan Hidup

Seksi Peningkatan Kapasitas dan Peraturan Lingkungan Hidup mempunyai tugas menyiapkan bahan, melaksanakan kerjasama, fasilitasi dalam pendidikan dan pelatihan dalam upaya peningkatan kapasitas dan peraturan hukum lingkungan hidup.

Seksi Peningkatan Kapasitas dan Peraturan Hukum Lingkungan Hidup memiliki uraian tugas sebagai berikut:

  1. Melaksanakan diklat dan penyuluhan LH;
  2. Mengembangkan materi diklat dan penyuluhan LH;
  3. Mengembangkan metode diklat dan penyuluhan LH;
  4. Meningkatkan kapasitas instruktur dan penyuluh LH
  5. Menyelenggarakan fasilitasi peningkatan kapasitas MHA, kearifan lokal/pengetahuan tradisional terkait perlindungan dan pengelolaan LH;
  6. Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap petugas pengawas lingkungan hidup daerah;
  7. Melaksanakan fasilitasi dan bimbingan teknis sumberdaya manusia dalam upaya peningkatan kualitas lingkungan;
  8. Menentukan baku mutu lingkungan;
  9. Menyiapkan rancangan peraturan di daerah terkait pengelolaan lingkungan hidup;
  10. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala Bidang penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.
1 Mei 2017

Berita 5

29 April 2017

Berita 3

29 April 2017

Berita 2

29 April 2017

Berita 1

Berita menanam pohon hari menanam pohon sedunia diselenggarakan di hutan raya banua provinsi kalimantan selatan
Read More