Bidang Tata Lingkungan

Bidang Tata Lingkungan mempunyai tugas melaksanakan pembinaan, pengembangan, pengkajian administrasi dan teknis mengenai perencanaan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Kajian Dampak Lingkungan serta Pemeliharaan Lingkungan Hidup.

Uraian tugas bidang tata lingkungan adalah sebagai berikut:

  1. Menyusun pogram, mengatur, memantau, mengendalikan dan mengevaluasi pembinaan administrasi dan teknis perencanaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup;
  2. Menyusun program, mengatur, memantau, mengendalikan dan menilai dokumen lingkungan;
  3. Menyusun program, mengatur, memantau, mengendalikan, dan mengevaluasi dokumen lingkungan di provinsi, kota dan kabupaten.
  4. melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala Dinas sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.

Untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut, Bidang Tata Lingkungan mempunyai fungsi:

  1. Penyusunan program, pengaturan, pemantauan, pengendalian, dan evaluasi pembinaan administrasi dan teknis perencanaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup;
  2. Penyusunan program, pengaturan, pemantauan, pengendalian, dan penilaian dokumen lingkungan;
  3. Penyusunan program, pengaturan, pemantauan, pengendalian, dan evaluasi dokumen lingkungan;

Bidang Tata Lingkungan terdiri dari:

  • Seksi Perencanaan Perlindungan, dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
    Seksi perencanaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup mempunyai tugas menyiapkan, menyusun, dan melaksanakan perencanaan perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup.
    Seksi Perencanaan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup memiliki uraian tugas sebagai berikut:
  1. Melakukan inventarisasi data dan informasi sumberdaya alam;
  2. Melakukan pemetaan kegiatan yang berdampak terhadap lingkungan hidup;
  3. Menyusun dokumen RPPLH;
  4. Melakukan koordinasi dan sinkronisasi pemuatan RPPLH dalam RPJP, RPJM, dan perencanaan pembangunan lainnya;
  5. Melaksanakan sinkronisasi RPPLH nasional, provinsi, dan kabupaten/kota;
  6. Melaksanakan koordinasi dan pembinaan kepada pemerintah kabupaten/kota dan pemangku kepentingan tentang RPPLH;
  7. Melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan RPPLH;
  8. Menentukan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup;
  9. Menyiapkan bahan kerjasama/koordinasi dengan unit kerja terkait daya dukung dan daya tampung lingkungan;
  10. Melaksanakan koordinasi penyusunan tata ruang yang berbasis daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup;
  11. Menentukan cadangan sumberdaya alam;
  12. Menyusun Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Provinsi;
  13. Melakukan pengesahan KLHS;
  14. Melaksanakan fasilitasi keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan KLHS;
  15. Melaksanakan fasilitasi pembinaan penyelenggaraan KLHS melalui koordinasi, sosialisasi, asistensi dan diklat;
  16. Melaksanakan pemantauan dan evaluasi KLHS;
  17. Menghimpun dan mengolah data hasil pelaksanaan pengawasan pemanfaatan kawasan/ruang dari aspek lingkungan;
  18. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala Bidang Tata Lingkungan sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.
  • ¬†Seksi Kajian Dampak Lingkungan
    Seksi Kajian Dampak Lingkungan mempunyai tugas menyiapkan, menyusun, dan melaksanakan kajian mengenai dampak lingkungan.
    Seksi Kajian Dampak Lingkungan memiliki uraian tugas sebagai berikut:
  1. Menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis pelaksanaan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL), Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) dan Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL);
  2. Melakukan koordinasi penyusunan instrumen pencegahan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup (AMDAL, UKL-UPL, izin lingkungan, Audit LH, Analisis resiko LH);
  3. Melaksanakan penilaian terhadap dokumen lingkungan (AMDAL dan UKL/UPL);
  4. Melakukan penyusunan tim kajian dokumen lingkungan hidup yang transparan (komisi penilai, tim pakar dan konsultan);
  5. Melaksanakan proses izin lingkungan;
  6. Melaksanakan pembinaan dan pengawasan tindaklanjut rekomendasi hasil evaluasi penerima izin lingkungan serta izin perlindungan dan pengelolaan lingkungan;
  7. Melakukan pembinaan dan pengawasan konsultan penyusun dokumen lingkungan;
  8. Menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan pembinaan administrasi dan teknis AMDAL;
  9. Menyiapkan bahan, menyusun petunjuk dan bimbingan teknis pelaksanaan AMDAL, UKL/UPL, dan SPPL;
  10. Melaksanakan analisis dan evaluasi terhadap hasil pelaksanaan program AMDAL, UKL/UPL, dan SPPL;
  11. Menyiapkan bahan pembinaan dan pengawasan terhadap penilaian dokumen lingkungan di Kabupaten/kota;
    12. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala Bidang Tata Lingkungan sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.
  • Seksi Pemeliharaan Lingkungan Hidup
    Seksi Pemeliharaan Lingkungan mempunyai tugas menyiapkan, menyusun, melaksanakan kerjasama dan evaluasi terhadap pemeliharaan lingkungan.
    Seksi Pemeliharaan Lingkungan memiliki uraian tugas sebagai berikut:
  1. Menyusun profil keanekaragaman hayati provinsi;
  2. Menyusun indeks efektifitas pengelolaan kawasan konservasi untuk pengendalian dan pengawasan kehati;
  3. Melakukan inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK) dan penyusunan profil emisi GRK;
  4. Mengembangkan sistem informasi dan pengelolaan database kehati;
  5. Menyusun kebijakan konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan kehati;
  6. Menyusun kebijakan pengendalian kerusakan keanekaragaman hayati;
  7. Menyiapkan rancangan peraturan di daerah mengenai lokasi kehati/lokasi kawasan esensial;
  8. Menyusun instrumen ekonomi lingkungan hidup (PDB dan PDRB hijau, mekanisme insentif disinsentif, pendanaan lingkungan hidup);
  9. Melakukan pembinaan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, serta perlindungan lapisan ozon;
  10. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala Bidang Tata Lingkungan sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.

 

29 April 2017

Berita 3

29 April 2017

Berita 2

29 April 2017

Berita 1

Berita menanam pohon hari menanam pohon sedunia diselenggarakan di hutan raya banua provinsi kalimantan selatan
Read More